Gara-gara euphoria CPNS akhir-akhir ini, terpaksalah saya relakan istri tercinta 'parkir' di kampung dulu. Katanya mau ikut seleksi CPNS Pemkot tanggal 28. Ya udin, mau tidak mau harus balik lagi jadi bujangan. Entah saya yang terlalu cengeng atau masalah kebiasaan saja, ternyata kembali jadi bujangan cukup berat dan melelahkan juga (halahhh, hiperbolik !). Ada beberapa hal yang saya tengarai sebagai gejala-gejala ditinggal-istri-syndrome stadium awal, antara lain :
Celana Jeans yang Tidak Ganti-gantiYa, ini kebiasaan buruk jaman bujangan yang kambuh lagi gara-gara istri tidak di tempat. Biasanya yang paling cerewet soal kebersihan celana ya dia itu. Walhasil, demi alasan kepraktisan dan kemalasan mencuci 'terpaksa' saya pakai terus celana jeans dekil ini. Sampai kapan ? Ya sampai bosen dan bau (hiiii,
nggilani ..... )
I Have to Do My Own LaundryLha, ini tentu terkait dengan gejala yang pertama tadi. Istri saya yang perkasa dalam hal cuci-mencuci sedang tidak ada di tempat, so
I have to do my laundry in the very first day I arrived in Bandung. Rada puyeng bin jengkel juga, begitu tiba di Bandung langsung disambut gunungan cucian (maklum, kemaren perginya buru-buru, jadi gak sempet nyuci dulu). Untuk urusan mencuci sih tidak begitu masalah karena ada mesin, yang paling males adalah ........ menjemurnya sodara-sodara. Dan jangan dikira setelah dicuci trus masalah jadi selesai, soalnya begitu cucian kering sudah menunggu kerjaan yang lain yaitu menyetrika.
Oh my God .........
Rumah jadi BerantakanMaafkan diriku, istriku, jika rumah jadi mirip gudang begitu engkau tinggal. Itu karena diriku tidak sempat beres-beres akibat mesti beresin dulu lamaran CPNS ke Lemigas dan Unpad, sembari bertempur melawan sakit perut yang sepertinya tidak sembuh-sembuh juga.
I'm so sorry darling ...........
Menu Makanan yang MonotonIstri saya, biarpun suka bereksperimen dalam membuat makanan-makanan non-standar di dapur, selama ini selalu saya andalkan dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Tanpa dia saya harus mengaktifkan kembali peranan warung-warung di sekitar rumah dan kantor sebagai penunjang kebutuhan primer ini. Sialnya, duit di kantong dan dompet kok ya lagi cekak. Jadi lebih sering lari ke telur mata sapi
made in sendiri. Untungnya beras masih ada beberapa kilo jadi bisa menanak nasi sendiri. Lumayan, buat pengiritan .....