« Home | Misscomunication » | Identity Crisis » | Pintaku » | Malam Penantian Panjang, Sepi dan Tak Berteman » | Hatimu (?) » | Jarum Hujan » | Senjaku, sendiriku » | Perjalanan » | Api,Api,Api !!! » | Mangir »

US Wars Part 1


Tentara dari Kompi A, Batalyon Polisi Militer ke-720, Resimen Artileri Medan ke-151 (diambil dari website US army)

Kalau Anda pikir negara Amerika Serikat baru-baru ini saja punya hobi menginvasi negara lain untuk memperluas wilayahnya (setidaknya secara ekonomi), seperti invasi ke Irak yang sampai sekarang belum nampak tanda-tanda mau ditinggalkan, berarti Anda harus siap-siap untuk kecele (dan Anda tidak sendiri, soalnya saya sendiri juga punya sangkaan yang sama, hehehe ….). ‘Hobi’ aneh ini ternyata sudah menjangkiti Presiden AS sejak lama. Paling tidak beberapa fakta yang berhasil saya kais dari internet (thanks to Wikipedia dan Encyclopedia of US History) menunjukkan hal itu. Berikut adalah beberapa di antaranya :

Perang Meksiko
(diterjemahkan secara bebas dari Mexican War, diambil dari website Encyclopedia of US History dan diedit secara bebas oleh saya)


Penyerangan Chapultepec (lukisan oleh James Walker, 1858)

Pada bulan Juli 1845, tentara Amerika Serikat di bawah pimpinan Zachary Taylor, tiba di Texas. Perundingan dengan pemerintah Meksiko pun dimulai, akan tetapi bulan Desember 1845 Presiden Amerika Serikat, James Polk, mengumumkan aneksasi Texas. Beberapa anggota Kongres, termasuk Abraham Lincoln, menentang tindakan tersebut karena menurut mereka hal adalah suatu agresi yang menuju ke imperialisme dan usaha mencari satu slave state baru (waktu itu, kalau tidak salah, Amerika Serikat dibagi menjadi free states dan slave states, dibatasi oleh sungai Mississipi – AP)

Jenderal Zachary Taylor mengalahkan pihak Meksiko di Palo Alto pada tanggal 8 Mei 1846, sementara Jenderal Winfield Scott mengadakan serangan dari laut menuju Meksiko untuk menduduki Vera Cruz dan pada akhirnya melapangkan jalan ke Mexico City, yang kemudian diduduki tanggal 14 September 1846. Sementara itu, Jenderal Stephen Kearny menaklukkan New Mexico dan dengan bantuan John Fremont menguasai California.

Peperangan diakhiri dengan ditandatanganinya Perjanjian Guadalupe-Hidalgo pada tahun 1848. Menurut perjanjian tersebut, Amerika Serikat mendapatkan wilayah California, New Mexico dan Utah. Perjanjian tersebut juga menyatakan bahwa Rio Grande menjadi batas wilayah definitif antara dua negara. Selama peperangan tersebut di pihak Amerika Serikat korban meninggal mencapai 13.283 orang dan 8.304 luka-luka.

Revolusi Texas
(diterjemahkan secara bebas dari Texas Revolution, diambil dari Wikipedia dan diedit secara bebas oleh saya)


Sam Houston pada Pertempuran San Jacinto (dilukis oleh Harry Arthur McArdle, 1898)

Revolusi Texas adalah perang antara kaum Tejanos (penduduk asli Meksiko yang tinggal di Texas) dan Texian (para kolonis kulit putih di Texas) melawan pemerintah Meksiko yang terjadi dari tanggal 2 Oktober 1835 sampai 21 April 1836. Hal ini dipicu oleh penolakan kaum Tejanos dan Texian terhadap kediktatoran Presiden Meksiko, Antonio López de Santa Anna, terutama atas tindakan pembekuan terhadap Konstitusi 1824 yang menyatakan Meksiko sebagai suatu republik federal setelah sebelumnya berada di bawah pemerintahan satu kerajaan.
Revolusi dimulai di Gonzales, Texas ketika Santa Anna memerintahkan pasukannya untuk melucuti milisi di sana. Pertempuran Gonzales dimenangkan pihak pemberontak, yang berujung dengan pendudukan benteng La Bahia dan kota San Antonio (disebut Bexar pada saat itu). Peperangan selesai pada tahun 1836 di Pertempuran San Jacinto dimana Jenderal Sam Houston memimpin pasukan Texas memenangkan pertempuran atas sebagian pasukan Meksiko yang dipimpin Santa Anna (dimenangkan hanya dalam waktu 18 menit !). Sehari setelah pertempuran, pada 22 April 1836, Santa Anna berhasil ditangkap. Tanggal 14 Mei 1836, Santa Anna menandatangani Perjanjian Velasco yang menyatakan akhir peperangan antara pasukan Meksiko dan Texas dan penarikan mundur pasukan Meksiko sampai ke selatan Rio Grande.
Akhir dari peperangan ini adalah pembentukan Republik Texas yang satu dekade kemudian dianeksasi oleh Amerika Serikat sebagai negara bagian ke-38 oleh Presiden James Polk (wah, ini bisa jadi saingan Bush Jr. nih ……. – AP).

Oke, sementara itu dulu deh. Besok-besok kita bicarakan tentang Perang Spanyol – Amerika dan Perang Filipina – Amerika. Atau kalau udah gak sabar bisa di baca di Wikipedia di sini dan di sini.

About me

  • Buruh pocokan dengan penghasilan pas-pasan dan ketertarikan (yang menjurus pada obsesif) pada internet, sejarah Perang Saudara Amerika, bangunan-bangunan tua (terutama yang sudah tidak terurus), komik, wayang orang, ejaan lama dan barang gratisan.